Saturday, 19 September 2015

Filled Under:

Puisi Orang-Orang Miskin Wsrendra



Orang orang miskin dijalan
yang tinggal didalam selokan
yang kalah didalam pergulatan
yang diledek oleh impian
janganlah mereka ditinggalkan

Angin membawa bau baju mereka
rambut mereka melekat dibulan purnama
wanita wanita bunting berbaris dicakrawala
mangandung buah jalan raya

Orang-orang miskin.
orang-orang berdosa
bayi gelap dalam batin
rumput dan lumut jalan raya
tak bisa kamu abaikan

Bila kamu remehkan mereka
dijalan kamu akan diburu bayangan
tidurmu akan penuh igoan
dan bahasa anak-anakmu sukar kamu terka

Jangan kamu bilang negara ini kaya
karena orang-orang berkembang dikota dan didesa
jangan kau bilang dirinu kaya
bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya
lambang negara ini mestinya tropah dan blacu
dan perlu diusulkan
agar ketamu presiden tak perlu berdasi seperti belanda
dan tentara dijalan jangan bebas memukul mahasiswa

Orang-orang miskin dijalan
masuk kedalam tidur malammu
perempuan-permpuan bunga raya
menyaoi putra-putramu
tangan-tanga kotor dari jalan
meraba raba kaca jendelamu
mereka tak bisa kamu biarkan

Jumlah mereka tak bisa kamu mistik menjadi nol
mereka akan menjadi pertanyaan
yang mencegat ideologimu
gigi mereka yang kuning
akan meringis dimuka agamamu
kuman-kuman sipilis dan tbc dari gang-gang gelap
akan hinggap digorden presidenan
dan buku programma gedung kesenian

Orang-orang miskin berbaris sepanjang sejarah
bagai udara panas yang selalu ada
bagai gerimis yang selalu membayang
orang-orang miskin mengangkat pisau-pisau
tertuju ke dada kita
atau ke dada mereka sendiri
o. kenanglah
orang-orang miskin
juga berasal dari kemah ibarahim

0 komentar:

Post a Comment