Tuesday, 15 September 2015

Filled Under: ,

Puisi Binar Rindu Oleh Putra Jogja



Desir waktu kian bergulir
memucat paras sang nawan
derai seketika tegup-tegup jantung
menuntun aksara sang pemilik lara

Pijak malam mengelabuhi hening
hasrat terpendam membeku disendi
hingar menggelegar menggema
hujatkan seruan seribu tanya
haruskah ku patri rindu
didalam bilik hati dan kusulamkan
disetiap palung jiwaku

Tuhan...
bila benar binar rindu ini tak kan
bertuan maka redupkanlah
bersama angan yang kerap membayang
didalam purnama-purnama malam
agar hati tak lagi melayarkan mimpi
dalam kesemuan...

1 komentar: