Showing posts with label Chairil Anwar. Show all posts
Showing posts with label Chairil Anwar. Show all posts

Saturday, 19 September 2015

,

Puisi Aku Berada Kembali Oleh : Chairil Anwar



Aku berada kembali. banyak yang asing
air mengalir tukar warna, kapal-kapal, elang-elang
serta mega yang tersandar pada khatulistiwa lain

Rasa laut telah berubah dan kupunya wajah
juga disinari matahari lain

Hanya,..
kelengangan tinggal tetap saja
lebih lengan aku di kelok-kelok jalan
lebih lengan pula ketika berada antara
yang mengharap dan yang melepas

Telinga kiri masih terpaling
ditarik gelisah yang sebentar-sebentar
seterang
guruh

Saturday, 8 August 2015

Puisi Doa Oleh : Chairil Anwar

Puisi Chairil Anwar~ Sedikit saya menceritakan tentang  Chairil Anwar, beliau penyair puisi terkemuka diindonesia, beliau lahir di Medan Sumatera Utara 19 Juli 1922, beliau meninggal di Jakarta 29 April 1949.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya menulis beberapa puisi- puisi Chairil Anwar, agar pada zaman diera modern ini banyak siswa siswa yang mengenal tentang beliau.



Kepada pemeluk teguh

Tuhanku...
dalam termanggu
aku masih menyebut namaku

Biar susah sungguh
mengingat kau penuh seluruh

Cahyamu panas suci
tinggal kerdip lilin kelam sunyi

Tuhanku...

Aku hilang bentuk
remuk

Tuhanku...

Aku mengembara dinegri asing

Tuhanku...
dipintumu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling

Puisi Aku Oleh : Chairil Anwar

Puisi Chairil Anwar~ Sedikit saya menceritakan tentang  Chairil Anwar, beliau penyair puisi terkemuka diindonesia, beliau lahir di Medan Sumatera Utara 19 Juli 1922, beliau meninggal di Jakarta 29 April 1949.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya menulis beberapa puisi- puisi Chairil Anwar, agar pada zaman diera modern ini banyak siswa siswa yang mengenal tentang beliau.



Kalau sampai waktuku
ku mau tak seorang kan merayu
tidak juga kau

Aku ini binatang jalang
dari kumpulan terbuang

Biar peluru menembus kulutku
aku tetap mradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
berlari hingga hilang pedih peri
berlari..
hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak peduli
aku mau hidup seribu tahun lagi

Puisi Cintaku Jauh diPulau Oleh : Chairil Anwar

Puisi Chairil Anwar~ Sedikit saya menceritakan tentang  Chairil Anwar, beliau penyair puisi terkemuka diindonesia, beliau lahir di Medan Sumatera Utara 19 Juli 1922, beliau meninggal di Jakarta 29 April 1949.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya menulis beberapa puisi- puisi Chairil Anwar, agar pada zaman diera modern ini banyak siswa siswa yang mengenal tentang beliau.



Cintaku jauh dipulau
gadis manis, sekarang iseng sendiri
perahu melancar, bulan memancar
dileher kukalungkan oleh-oleh sipacar

Angin membantu, laut tenang..
tapi terasa aku tak kan sampai padanya
di air yang tenang, di angin yang mendayu
diperasaan penghabisan segala melaju

Ajal bertahta sambil berkata:
tujukan perahu kepangkuan saja
amboi jalan sudah setahun kutempuh
perahu yang bersama kan merapuh

mengapa ajal memanggil dulu
sebelum sepat berpeluk dengan cintaku
manisku jauh dipulau
kalau ku mati dia iseng sendiri

Puisi Hampa Oleh : Chairil Anwar

Puisi Chairil Anwar~ Sedikit saya menceritakan tentang  Chairil Anwar, beliau penyair puisi terkemuka diindonesia, beliau lahir di Medan Sumatera Utara 19 Juli 1922, beliau meninggal di Jakarta 29 April 1949.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya menulis beberapa puisi- puisi Chairil Anwar, agar pada zaman diera modern ini banyak siswa siswa yang mengenal tentang beliau.



Sepi diluar..
sepi menekan mendesak
lurus kaku pohonan tak bergerak
sampai kepuncak sepi memagut

Tak stu kuasa melepas renggut
segala menanti..menanti..menanti

Sepi...

Tambah ini menanti jadi mencekik
memberat mencekung punda
sampai binasa segala belum apa apa

Udara bertuba setan bertempik
ini sepi teris ada dan menanti...