Saturday, 19 September 2015

Filled Under:

Puisi Air Selokan Oleh :Sapardi Djoko Damono



Air selokan itu mengalir dari rumah sakit
katamu dari suatu hari minggu pagi
waktu itu kau berjalan-jalan bersama istrimu yang sedang mengandung
ia hampir muntah karena bau sengit itu

Dulu diselokan itu mengalir pula air yang digunakan untuk memandikanmu waktu lahir
campur darah dan amis baunya
kabar tadi sore mereka sibuk memandikan mayat dikamar mati

Senja ini ketika dua orang anak sedang ditepi selokan itu
salah seorang tiba-tiba berdiri dan menudingsesuatu
hore, ada nyawa lagi terapung-apung diair itu, alangkah indahnya
tapi kau tak mungkin lagi menyaksikan yang berkilau-kilauan
hanyut dipermukaan air yang anyir baunya itu, sayang sekali.

0 komentar:

Post a Comment