Oleh karena itu saya menulis beberapa pusi tentang seseorang yang sedang dilanda kegalauan, berikut salah satu puisinya yang berjudul Puisi Sepercik Harapan.
![]() |
kupandang wajahmu, tersimpul indah senyum manismu
desir getar hati
Sepercik harapan datang padaku
saat matamu memandangku
sedih dan galau sekejap hilang
saat ku dengar canda tawamu
Oh..tuhan tolonglah diriku
bahwa kucinta dia, dan ku menyayanginya
ku berjanji tak akan menyakitinya
bila dia milikku, bila dia mendapingiku
Kuingin selalu bersamamu
ku harap dirimu hanya untukku
hanya ingin dirimu
hanya kamu....

0 komentar:
Post a Comment