Oleh karena itu, saya menulis beberapa pusi tentang seseorang yang sedang dilanda kegalauan, berikut salah satu puisinya yang berjudul Puisi Kau Dustai Cinta Ini.
![]() |
sudah hilangkah semua kenangan dihatimu
Kau kan berjanji..
kau akan menunggu kedatanganku berapapun lamanya
namun kemudian kamu berpaling dan memilih orang lain
saya hampir mati menangung cinta ini...
Beberapa bulan aku terlantar menahan perih cinta ini
kemudian saya menulis surat, meratap,merendahkan diri, memohon dikasihani
lalu kamu membalas surat ini dengan suatu balasan yang sudi...
Kau katakan kita sama sama miskin
hidup tidak akan bahagia jika tidak ada uang...
jadi kau pilih kehidupan yang lebih senang
Kau telah menghalangi seorang anak muda
yang bercita cita tinggi, menambah ilmu...
Cintamu tidak akan pernah saya hapuskan dan saya lupakan....
namun sekarang kau bukan kekasih saya..
kau bukan tunangan saya...
kau bukan istri saya tapi seorang janda dari kawan saya sendiri....
Saya akan memegang teguh janji yang telah kamu ucapkan waktu itu...
sebagai mana teguhnya aku memegang teguh cintaku padamu...

0 komentar:
Post a Comment